Sabtu, 06 Desember 2014

BIOGRAFI MUHAMMAD ALI


Seandai-nya Muhammad Ali tidak kehilangan sepeda BMX-nya, mungkin dunia tinju tidak akan melahirkan petinju terbaik-nya. Kisahnya bermula ketika Ali masih berusia 12 tahun. Sepeda yang baru saja dibelikan orangtua-nya, raib diambil pencuri. Siapa yang menduga, kejadian tersebut membuat Ali kecil berkenalan dengan dunia tinju yang kemudian digeluti-nya hingga menjadi juara dunia tinju sejati.

Setelah sepeda-nya hilang, Cassius Marcellus Clay, Jr. (nama lahir Ali), segera melapor ke Joe Martin, seorang polisi. tak disangka, Joe ternyata juga seorang pelatih tinju. Clay Jr kemudian diajari-nya bertinju agar bisa memukul si pencuri. Clay begitu antusias berlatih.

Clay Jr giat berlatih tak cuma ingin menghajar si pencuri. “Mungkin juga karena aku ingin membalas perlakuan jahat teman-teman-ku yang berkulit putih,” katanya. Sejak kecil, Clay Jr sudah merasakan perbedaan perlakuan karena ia berkulit cokelat. Karunia Allah yang diberikan kepada Clay Jr berupa bakat serta otot yang kuat, membuat jalan ia menjadi petinju terkenal di dunia menjadi mudah.

Clay Jr memenangkan pertandingan tinju pertama-nya saat masih berusia 12 tahun. Lawan-nya dikalah-kan dengan angka tipis. “Saya adalah yang terhebat. Saya akan menjadi juara dunia,” kata Ali seusai pertandingan.

Enam tahun berselang, keahlian bertinju Clay Jr makin bertambah dengan keberhasilan-nya mengalahkan petinju-petinju tangguh di Olimpiade Roa, 1960. Anak dari Cassius Marcellus Clay, Sr, seorang pelukis papan iklan dan ibu Odessa Grady Clay seorang pencuci pakaian, itu meraih medali emas kelas berat ringan. Tak lama kemudian, ia memulai debut-nya sebagai petinju profesional melawan Tunney Hunsaker. Clay Jr menang angka dalam pertarungan 6 ronde. Sejak itu, prestasi demi prestasi ia raih dalam buku sejarah tinju dunia.

Clay Jr, yang dilahirkan di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat, 17 Januari 1942, meraih gelar juara dunia kelas berat pertama kali dengan cara mengesankan. Ia mengalahkan Sonny Liston dengan TKO pada ronde 7 dari 15 ronde di Florida, AS, 25 Februari 1964. Liston mengalami cedera pada leher-nya yang membuat-nya mengundurkan diri dari pertandingan.

Padahal, saat itu Clay Jr menjadi underdog. Liston adalah petinju yang ditakuti karena memiliki pukulan yang sangat keras yang membuat lawan-nya bertumbangan di atas kanvas. Namun, Clay Jr tak gentar. Ia berkata sebelum pertandingan bahwa ia akan mengalahkan Liston.

Clay Jr memiliki cara unik sebelum bertanding melawan Liston. Ia mendatangi rumah tetangga-nya satu per satu. Ia ketuk pintu setiap rumah yang didatangi-nya dan mengatakan bahwa dia-lah juara dunia sejati. Para tetangga-nya tentu saja heran. Clay Jr dianggap bercanda dan tidak waras.

Clay Jr menjadi juara dunia saat usia-nya masih 18 tahun. Jagat tinju dunia geger. Belum usai keterkejutan itu, tiba-tiba ia menghadirkan kisah lain dengan memproklamirkan diri masuk agama Islam. Clay Jr melakukan-nya sesaat setelah mengalahkan Liston, masih di atas ring. Ia mengucapkan dua kalimat Syahadat di antara tepuk riuh penonton, kilatan lampu kamera dan di depan jutaan penonton televisi di seluruh dunia. Ia mengumumkan nama baru-nya yaitu Muhammad Ali. “Ini sesuai fitrah-ku sebagai manusia ciptaan Allah,” kata Ali saat ditanya alasan keputusan-nya memeluk Islam.

Pada 25 Mei 1965, Ali melakukan tanding ulang melawan Liston. Pertandingan tersebut penuh kontroversi. Pukulan Ali yang begitu cepat menimbulkan spekulasi di kalangan tinju yang menyebut pukulan Ali sebagai “Phantom Punch.” Pukulan itu begitu cepat, sehingga tidak tampak mengenai Liston yang roboh. Banyak isu yang berkembang, termasuk suap dan ancaman orang-orang Nation of Islam (organisasi yang menjadi tempat Ali bergabung setelah memeluk Islam) terhadap Liston dan keluarga-nya. Tapi Liston membantah semua itu dengan menyatakan pukulan Ali menghantam-nya dengan keras.

Kontroversi kembali dilakukan Ali. Kali ini bukan di atas ring tinju. Ia menolak mengikuti wajib militer pemerintah AS dalam menghadapi Perang Vietnam. Keputusan itu membuat-nya diskors oleh Komisi Tinju selama tiga tahun (1967-1970) dan gelar-nya dicabut. Ali kemudian dijebloskan ke penjara.

Bahkan di salah satu atau mungkin semua film yang mengisahkan diri-nya (saya lupa judul-nya ^^!), diperlihat-kan kalau waktu itu ia dipanggil pemerintah AS untuk ikut wamil dengan menyebut-kan nama lahir-nya. Mungkin itu-lah alasan-nya dia mengungkap-kan kalimat: “Saya tidak ada masalah dengan orang-orang Vietcong, dan tidak ada satu pun orang Vietcong yang memanggil-ku dengan sebutan Nigger !” , untuk menolak wamil tersebut.

Tahun 1971, Ali bertanding melawan Joe Frazier di New York. Joe Frazier menang mutlak atas Muhammad Ali dalam pertarungan melelahkan selama 15 ronde. Joe, pemegang sabuk juara tiga versi badan tinju, bertarung menghadapi ALi, petinju tak terkalahkan. Pada ronde ke-11, Ali hampir saja roboh setelah terkena hook kiri Joe. Ali kalah mutlak 8-6-1, 9-6, dan 11-4. Itu-lah awal “trilogi maut.”

Pada 30 Oktober 1974, untuk kedua kali-nya, Ali merebut gelar juara dunia kelas berat WBC dan WBA setelah mengalahkan George Foreman di Kinsasha, Zaire, pada ronde ke-8. Pertandingan itu dikenal sebagai “Rumble in the Jungle.” Ali saat itu tidak diunggulkan. Selain sebagai juara dunia, George Foreman memiliki rekor menawan yaitu tidak pernah kalah dalam 40 kali pertarungan. Selain itu, Foreman baru saja meroboh-kan Joe Frazier dan Ken Norton, masing-masing pada ronde kedua.

Setahun kemudian, pertandingan mengesan-kan lain-nya dilakukan Ali pada 1 Oktober 1975. Presiden Ferdinand Marcos memboyong pertandingan Ali versus Frazier III ke kota Manila, Filipina. Publik menamai pertarungan tersebut “Thrilla in Manila.” Ali menang TKO pada ronde ke-14 dalam pertandingan yang sangat seru dan menegangkan, bahkan disebut sebagai salah satu “pertandingan tinju terbaik abad ini.”

Frazier yang kelelahan akhir-nya menyerah dan tidak mau melanjut-kan pada istirahat menjelang ronde ke-15. Setelah itu, saat akan wawancara dengan televisi, Ali terjatuh karena kehabisan tenaga. Setelah istirahat beberapa menit, wawancara baru bisa dilakukan, tapi Ali harus duduk di bangku karena sudah kehabisan tenaga. “Frazier adalah petinju terhebat yang pernah saya hadapi,” kata Ali.

Sejarah kembali dibuat Ali pada 15 September 1978 ketika ia mengalahkan Leon Spinks dengan angka dalam 15 ronde di New Orleans. Ali mengukuh-kan diri sebagai petinju pertama yang merebut gelar juara kelas berat sebanyak 3 kali. Satu tahun kemudian, Ali menyatakan mundur dari ring tinju dan gelar juara dunia dinyata-kan kosong.

Pada 2 Oktober 1980, Ali kembali ke ring tinju. Ia melawan bekas kawan latih tanding-nya, Larry Holmes, yang telah menjadi juara dunia kelas berat dalam pertandingan yang diberi judul “The Last Hurrah.” Dalam pertandingan yang berat sebelah, Ali tidak mampu berkutik, sedang-kan Holmes tampak tidak tega “menghabisi” Ali yang tak berdaya. Ali menyerah dan mengundur-kan diri pada ronde ke-11. Holmes dinyata-kan menang TKO.

Disebut-kan dalam laporan medis yang dilaku-kan di Mayo Clinic, sebelum pertandingan, Ali dinyata-kan menderita gejala sindrom Parkinson seperti tangan yang gemetar, bicara yang mulai lamban, serta ada indikasi bahwa terjadi kerusakan pada selaput (membran) di otak. Namun Don King sang promotor tinju merahasia-kan hasil medis itu, dan pertandingan Ali versus Holmes tetap berlangsung.

Sebelum pertandingan melawan Larry Holmes itu, Dr Ferdie Pacheco, dokter pribadi yang telah mendampingi Ali selama puluhan tahun, dengan terpaksa mengundur-kan diri karena Ali tidak mau mendengar-kan nasehat-nya untuk menolak pertandingan melawan Holmes. Dalam salah satu buku biografi Ali, Pacheco mengemuka-kan bahwa selama latihan, Ali sempat kencing darah akibat kerusakan ginjal terkena pukulan. Ia juga mengemuka-kan bahwa Ali sudah mengalami gejala sindrom Parkinson sejak sebelum pertandingan. Setelah pertandingan tersebut, dilaku-kan cek medis ulang, dan hasil-nya menguat-kan hasil sebelum-nya.

Meski telah mengidap gejala Parkinson, Ali tetap ingin bertanding lagi. Pada 11 Desember 1981, Ali yang sudah uzur, mencoba kembali ke dunia tinju melawan Trevor Berbick di Bahama dalam pertandingan yang diberi tajuk “Drama in Bahama.” Dalam kondisi renta, Ali mampu tampil lebih bagus daripada saat melawan Holmes, walau-pun akhir-nya kalah angka 10 ronde. Setelah pertandingan itu, Ali benar-benar pensiun dari dunia tinju.

Ali, yang dinobat-kan sebagai “Petinju Terbesar Abad ini” oleh BBC pada 1999, sempat datang ke Indonesia pada 20 Oktober 1973. Ali bertarung melawan Rudi Lubbers, selama 12 ronde dalam pertandingan kelas berat tanpa gelar di Istora Senayan, Jakarta. Oleh publik dan pers Indonesia, pertandingan Ali versus Lubbers disebut-kan sebagai pertandingan eksibisi, namun nyata-nya ini adalah pertandingan resmi, walau tidak memperebut-kan gelar. Terakhir, Ali menginjak-kan kaki di Indonesia pada 23 Oktober 1996. “Sebuah negara yang unik, dimana penduduk-nya sangat bersahabat dan selalu tersenyum kepada siapa pun,” kesan Ali.

Kini Ali tidak bisa lagi menari-nari dan beraksi seperti lebah penyengat yang kerap ia lakukan saat bertanding. “Kejar-lah saya, saya menari, saya menari. Coba ikuti saya,” ujar Ali pada setiap lawan-nya. Parkinson menggerogoti tubuh-nya sejak 1986. Meski penyakit itu belum ada obat-nya, Ali tidak mau menyerah. Ia bahkan sempat tampil sebagai pembawa obor saat Olimpiade Atlanta pada 1996. Saat itu, jutaan penonton televisi harus menahan haru melihat Ali yang perkasa berjuang keras mengatasi getaran di tangan-nya untuk menyulut obor Olimpiade. Dan ia berhasil - See more at: http://clip-cliping.blogspot.com/2010/06/biografi-muhammad-ali.html#sthash.iWPyW3Ow.dpuf

BIOGRAFI MALCOM X

Pada tanggal 19 Mei 1924 di Omaha, Nebraska, seorang bayi kulit hitam lahir dan diberi nama Malcolm Little. Kelak, bayi itu begitu terkenal dengan nama Malcolm X, dan setiap orang kulit hitam muslim di AS tahu siapa Malcolm X .”X”, nama yang diberikan oleh orang yang membuatnya menjadi muslim.”X” suatu cara untuk mengidentifikasikan dirinya dengan budak-budak hitam Afrika yang diangkut ke Amerika. Dulu, pada abad ke-19, bahkan nama orang-orang hitam itu tak diacuhkan oleh pedagang-pedagang budak, dan karena itu mereka hanya disebut sebagai “X”.


Malcolm X (19 Mei 1925–21 Februari 1965) adalah tokoh Muslim dari kaum Afrika-Amerika yang ketokohannya dapat disandingkan dengan Dr. Martin Luther King yang berjuang menghapus segala macam diskriminasi lebih-lebih yang menimpa kaum Afrika-Amerika yang sering dikonotasikan dengan kaum negro yang terdiskriminasikan.

Malcolm Little, seperti kebanyakan kaum kulit hitam pada awal tahun 1900-an di Amerika, sering berkabung dalam kemelaratan, dan menghirup udara perbedaan perlakuan ras. Ayah Malcolm, Earl Little, adalah pendeta Gereja Baptis. Dia aktif dalam organisasi UNIA (Asosiasi Perbaikan Kaum Negro Sedunia). UNIA mengibarkan panji-panji kaum kulit hitam asli, dan menganjurkan kembali ke Afrika tanah nenek moyang mereka. Begitu tumbuh dewasa, Malcolm seperti ayahnya: tinggi, besar, dan gagah.


"Saya tahu masyarakat seringkali membunuh orang-orang yang berusaha mengubah mereka menjadi lebih baik. Jika saya mati dengan membawa cahaya bagi mereka dengan membawa kebenaran hakiki yang akan menghancurkan kanker rasisme yang menggerogoti tubuh Amerika Serikat (AS) semua itu terserah kepada Allah SWT. Sementara itu kesalahan atau kekhilafan dalam upaya saya itu semata-mata adalah dari saya sendiri". Demikianlah pesan terakhirnya dalam buku "Malcolm X", Sebuah Otobiografi yang ditulis oleh Alex Harley.

Semasa kecilnya Malcolm dan keluarganya sering menjadi sasaran penembakan, pembakaran rumah pelecehan dan ancaman lantaran ayahnya adalah anggota UNIA yang militan, hingga semuanya memuncak saat ayahnya dibunuh kelompok rasis kulit putih ketika Malcolm berusia enam tahun.

Kehilangan ayahnya merubah kehidupannya sehingga menjadi anak yang liar. Sekolahnya terputus tatkala usianya mencapai 15 tahun. Selanjutnya jalanan dan germerlap dunia hitam yang membuatnya terjerumus dalam berbagai kehidupan antargank pencurian mariyuana narkotika minuman keras perjudian dan pelacuran baik selagi di kampungnya maupun setelah pindah ke Harlem (wilayah terkenal bagi orang Negro) di New York

Pada usia 20 tahun dia diajukan ke pengadilan atas kasus pencurian dan ditahan hingga berusian 27 tahun. Seperti layaknya narapidana lainnya, banyak keonaran yang dia lakukan di penjara namun dia suka menyendiri di balik kamar tahanannya.

Dia menemukan apa yang dinamakan pencerahan diri mulai dari membaca menulis di dalam penjara Chalestown State. Kemudian terjadi surat-menyurat antara Malcolm dan saudaranya Philbert serta diskusi dengan saudara kandungnya Hilda yang sering mengunjunginya selama dipenjara khususnya mengenai ajaran agama Islam tempat kedua saudaranya adalah pengikut Nation of Islam (NoI). Berawal dari sinilah dia mengenal NoI, masuk Islam dan mengadakan kontak melalui surat-menyurat dengan Mr Elijah Muhammad, pimpinan sekaligus tokoh yang dianggap sebagai utusan Allah oleh pengikut NoI. Berkat Elijah-lah ia memahami ketertindasan dan ketidakadilan yang menimpa ras hitam sepanjang sejarah. Sejak itulah Malcolm X menjadi seorang napi yang kutu buku mulai dari menekuni sastra, agama, bahasa, dan filsafat.

Pada hari pembebasannya Malcolm langsung pergi ke Detroit untuk bergabung dengan kegiatan NoI. Dengan bergabungnya Malcolm, NoI berkembang menjadi organisasi yang berskala nasional. Malcolm sendiri menjadi figur yang terkenal di dunia,
mulai dari wawancara di televisi, majalah, dan pembicara di berbagai universitas dan serta forum lainnya. Kepopulerannya terbit berkat kata-katanya yang tegas dan kritis seputar kesulitan yang dialami kaum negro, diskriminasi, dan sikap kekerasan yang ditunjukkan kaum kulit putih terhadap kaummnya.

Namun sayangnya, NoI juga memberikan pandangan-pandangan yang bersikap rasis sehingga ia menolak bantuan apapun dari kalangan kulit putih yang benar-benar mendukung perjuangan antidiskriminasi. Bahkan selama 12 tahun Malcolm mendakwahkan bahwa orang kulit putih adalah iblis dan yang terhormat adalah Elijah Muhammad adalah utusan Allah.

Pandangan tersebut tentu saja bertentangan dengan ajaran Islam sendiri yang tidak membedakan kehormatan dan kehinaan seseorang berdasarkan ras serta tidak ada nabi sesudah Nabi Muhammad SAW.

Pandangan rasis dari NoI membuat Malcolm kemudian menyadari bahwa hal tersebut sebagai sebuah ajaran yang tidak rahmatan lil alamin. Karena hal itu Ia pun keluar dari NoI dan berniat mendirikan organisasi sendiri, selain masalah internal NoI.

Bahkan Malcolm mengatakan, dirinya sering menerima teguran bahwa tuduhan white indicting yang dia lontarkan tidak memiliki dasar dalam perspektif Islam. Di antaranya yang memberikan teguran adalah justru dari kalangan Muslim Timur tengah atau Muslim Afrika Utara. Meski demikian mereka menganggap dia benar-benar memeluk Islam dan mengatakan jika dia berkesempatan mengenal Islam sejati pasti akan memahami ajarannya dan memegang teguh ajarannya.

“Pada usiaku yang ke-39, aku berada di kota suci Mekah. Saat itulah, untuk pertamakali dalam hidupku, aku berdiri di hadapan Ciptaan Yang Mahakuasa dan aku merasa menjadi manusia utuh.” (The Autobiography of Malcolm X, seperti yang dituturkan kepada Alex Haley)

Setelah melakukan perjalanan ibadah haji dia mendapatkan gambaran yang berbeda dari pandangannya selama ini, apalagi setelah melihat jamaah haji yang berkumpul dari belahan bumi, dari berbagai ras, bangsa dan warna kulit yang semua memuji Tuhan yang satu dan tidak saling membedakan

Beliau berkata, "Pengalaman haji yang saya alami dan lihat sendiri benar benar memaksa saya mengubah banyak pola pikir saya sebelumnya dan membuang sebagian pemikiran saya. Hal itu tidaklah sulit bagi saya." Kata-kata ini sebagai bukti bahwa dirinya mengubah pandangan dari memperjuangkan hak sipil orang negro ke gagasan internasionalisme dan humanisme Islam. Malcolm X pun berganti nama menjadi Haji Malik kemudian berkata:

"Perjalanan haji telah membuka cakrawala berpikir saya dengan menganugerahkan cara pandang baru selama dua pekan di Tanah Suci. Saya melihat hal yang tidak pernah saya lihat selama 39 tahun hidup di Amerika Serikat. Saya melihat semua ras dan warna kulit bersaudara dan beribadah kepada satu Tuhan tanpa menyekutukannya. Benar pada masa lalu saya bersikap benci pada semua orang kulit putih namun saya tidak merasa bersalah dengan sikap itu lagi karena sekarang saya tahu bahwa ada orang kulit putih yang ikhlas dan mau bersaudara dengan orang negro. Kebenaran Islam telah menunjukkan kepada saya bahwa kebencian membabi buta kepada semua orang putih adalah sikap yang salah seperti halnya jika sikap yang sama dilakukan orang kulit putih terhadap orang negro".

Malcolm X akhirnya mendirikan Organization of Afro-American Unity pada 28 Juni 1964. Pada 21 Februari 1965, pada saat akan memberi ceramah di sebuah hotel di New York, Malcolm X tewas diujung peluru tiga orang Afrika-Amerika yang ironisnya dia perjuangkan nilai-nilai dan hak-haknya serta tidak ada yang tahu siapa dan apa di balik kematiannya. Kendati demikian, impian Malcolm X menyebarkan visi antirasisme dan nilai-nilai Islam yang humanis, menggugah kalangan Afro-Amerika dan dunia.

BIOGRAFI MARTIN LUTHER KING

Martin Luther King Jr. adalah pahlawan yang menolak tentang rasialisme yang dengan membedakan warna kulit sebagai pembeda di tiap manusia di kala itu di Negeri Paman Sam. Ia tidak sendiri namun di kala itu Malcolm X dan juga Muhammad Ali juga ikut turut memperjuangkan hak nya sebagai manusia berkulit hitam. Berikut ini sedikit ulasan tentang biografi Martin Luther King pahlawan di negeri paman Sam tersebut.

ORANG-ORANG NEGRO DAN PERBUDAKAN

Orang-orang Negro telah mengalami perbudakan sejak awal berdirinya Amerika. Kondisi ini terus bertahan meskipun Thomas Jefferson, dalam Declaration of Independence menyuarakan,

"all men are created equal; that they are endowed by their Creator with certain unalienable rights; that among these are life, liberty, and the pursuit of happiness."


Deklarasi tersebut seharusnya menjamin kebebasan dan persamaan hak. Meski demikian, para budak yang kebanyakan dibawa dari Afrika tidak serta-merta mendapatkan haknya. Mereka harus mengalami perjuangan yang begitu panjang sebelum akhirnya beroleh persamaan hak. Mereka tidak memiliki peluang untuk memilih pemimpin, memulai usaha, memiliki rumah sendiri, bahkan bersekolah. Mereka tidak bisa menjalani kehidupan yang mereka inginkan.

Kondisi paling parah dialami oleh orang-orang Negro di wilayah selatan. Berbeda dengan saudara-saudara mereka di tanah utara yang beroleh kebebasan dalam banyak hal pasca-Perang Sipil Amerika, kaum Negro di selatan harus menerima perlakuan yang ditetapkan oleh Supreme Court sebagai "terpisah namun sederajat". Kaum Negro di selatan memang bisa menikmati sejumlah fasilitas yang ada, namun fasilitas mereka terpisah dari orang-orang kulit putih. Mereka tidak bisa bekerja bersama orang kulit putih, hidup di lingkungan yang sama, bahkan tidak bisa bersekolah di sekolah yang sama dengan orang-orang kulit putih.

Cerita Awal Hidup Martin Luther King Jr

Lahir di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat pada 15 Januari 1929, Martin besar sebagai orang berpendidikan dan religius. Ayah Martin yang benama sama, adalah seorang pendeta di Atlanta. Martin Luther Sr. selalu mengajarkan agama Katolik pada Martin Junior dengan sangat disiplin. Tak heran Martin juga mengikuti jejak ayahnya pada saat besar. Adapun ibunya bernama Alberta Williams King.

Martin Luther King Jr. adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Ia memiliki seorang kakak perempuan bernama Willie Christine King dan seorang adik laki-laki bernama Alfred Daniel Williams King. Martin Luther King Jr. bernyanyi bersama paduan suara gerejanya pada tahun 1939 dalam rangka pemutaran perdana "Gone with the Wind" di Atlanta.

Dibesarkan di keluarga yang religius malah membuat Martin cukup kritis dengan keadaan sekitar. Pada saat ia menjadi Pastur di gereja Montgomery Atlanta, ia selalu mengajarkan bahwa semua manusia itu satu derajat. Meski keluarganya adalah penganut Kristen yang taat, Martin Luther King Jr. memiliki pemikiran-pemikiran skeptis mengenai doktrin Kristianiti.

Yang paling dipertanyakan dan diragukannya adalah kebangkitan Yesus secara fisik, yang dipelajarinya selama Sekolah Minggu saat usianya 13 tahun. Pada titik tersebut, ia menyatakan, "keraguan mulai muncul tak henti-hentinya." Namun kemudian ia menyimpulkan bahwa Injil memiliki banyak kebenaran dan kemaslahatan yang tak bisa dipungkiri. Karena itu ia tetap datang ke seminari.

Semasa remaja, Martin Luther King Jr. disekolahkan di Booker T. Washington High School. Ia sangat cepat dewasa dan cerdas, sehingga kelas 9 dan 12 dilewatkannya begitu saja dan langsung ia masuk ke kampus Morehouse College saat usianya baru 15 tahun, tanpa perlu lulus SMA terlebih dahulu. Di tahun 1948, ia lulus dari Morehouse dengan gelar Sarjana Sosiologi. Lantas ia mendaftarkan diri ke Seminari Keagamaan Crozer di Chester, Pennsylvania. Dari sekolah keagamaan itu ia lulus dengan gelar sarjana Teologi di tahun 1951.

Dua tahun kemudian, tepatnya pada 18 Juni 1953, Martin Luther King Jr. menikahi Coretta Scott. Sebuah pernikahan sederhana dilakukan di rumah sang mempelai wanita di Heiberger, Alabama. Lantas keduanya dikaruniai 4 orang anak, Yolanda King, Martin Luther King III, Dexter Scott King, dan Bernice King.

Martin Luther King Jr. menjadi pastur di gereja baptis Dexter Avenue di bilangan Montgomery, Alabama saat usianya 25 tahun pada tahun 1954. Lalu ia mulai melanjutkan pendidikannya ke jenjang doktoral di bidang teologi sistematis di Universitas Boston. Setelah lulus pada tahun 1955, diraihnya gelar Doktor di bidang Filosofi.

Kegelisahan dan Idealisme

Upaya yang dilakukan Martin dalam memerangi rasisme adalah dengan perdamaian. Ia tidak pernah melawan ketidakadilan dengan kekerasan lagi. Martin sangat paham, kekerasan hanya akan menimbulkan sebuah penindasan baru. Memang tidak semua masyarakat kulit hitam setuju, tapi Martin tetap yakin bahwa dengan perdamaian masalah ras bisa diselesaikan. Ini yang mengidentikannya dengan Mahatma Gandhi, bahkan beberapa orang memberinya julukan "Black Gandhi".

Pemikiran dan gagasan-gagasannya tidak timbul begitu saja. Ia mendapat pengaruh dari beberapa orang tokoh dunia. Salah satunya adalah Howard Thurman, seorang pembela hak-hak sipil, agamawan, dan pendidik. Thurman adalah teman sekelas ayah Martin Luther King Jr. Semasa kecil, King dan teman-temannya menimba ilmu dari Thurman. Pekerjaannya sebagai misionaris membuatnya berkeliling dunia, bahkan ia sudah pernah bertemu dan berdiskusi dengan Mahatma Gandhi. Saat menjadi mahasiswa, Martin Luther King Jr. kerap kali mendatangi Thurman untuk berdiskusi dan menambah ilmunya.

Mahatma Gandhi pun merupakan salah satu tokoh yang menginspirasi Martin Luther King Jr. Ia bahkan pernah mengunjungi tempat kelahiran Gandhi di India pada tahun 1959. Perjalanannya ke India memengaruhi cara berpikir Martin Luther King Jr. Ia semakin memperdalam pemahamannya akan pembelaan diri tanpa melalui jalan kekerasan. Ia pun semakin mantap bersikap bahwa Amerika Serikat harus menegakkan hal-hak sipil rakyatnya. Segala hal yang dipikirkan dan direnungkannya ia tuangkan melalui beragam judul pidato dan ceramah yang menggugah pendengarnya.

MASUK-KELUAR PENJARA

Penjara menjadi bagian dalam kehidupannya. Dr. King dipenjara untuk pertama kalinya pada 1960. Setelah melakukan aksi duduk di Greenboro, Carolina Utara, Dr. King kembali melakukan aksi serupa di restoran-restoran di Atlanta. Ia dipenjara selama empat bulan, namun dibebaskan setelah John Kennedy dan Robert Kennedy mengintervensi. Ia kembali dipenjara pada tanggal 27 Juli 1962 setelah pergerakan di Georgia yang dipimpinnya menemui kegagalan. 

Pernah juga ia ditangkap bersama Ralph Abernathy karena melakukan demonstrasi tanpa izin. Dan selama sebelas hari mendekam dalam penjara, ia menulis suratnya yang terkenal dari balik penjara Birmingham. Catatan itu berjudul "The Letter from Birmningham Jail".

Sepanjang hidupnya, sampai ia meninggal pada 4 April 1968, Dr. King telah dipenjara sebanyak dua puluh kali dan empat kali mengalami siksaan akibat perjuangannya.

Martin Luther King Jr.: "I Have A Dream"

Martin sangat pandai dalam memberikan ucapan yang menyentuh ketika berpidato. Apa yang dia katakan selalu bisa menyentuh banyak orang. Salah satu pidatonya yang terkenal adalah "I Have A Dream". I Have A Dream diutarakan oleh Martin pada saat ia melakukan gerakan anti rasis pada 1963. Ia berpidato di depan monumen Abraham Lincoln. Ia berteriak dengan keras, tanpa teks dan tanpa dibuat-buat. Sebagian ucapannya kira-kira begini bunyinya:

".... Saya punya mimpi bahwa suatu saat nanti di Alabama, bocah kulit hitam dan seorang gadis kulit hitam bisa berpegangan tangan dengan gadis dan lelaki kulit putih ...."

".... Dan ketika semua hal itu terjadi, ketika kita membiarkan kebebasan itu terjadi, di setiap desa, di setiap kota, di setiap negara, maka kita akan melihat anak-anak Tuhan baik itu negro, kulit putih, Yahudi, Katolik ataupun Protestan berpegangan tangan sambil bernyanyi: Akhirnya, kita bebas! Terima kasih, Tuhan. Akhirnya, kita semua mendapatkan kebebasan" 

Pidato ini merupakan pidato yang dianggap paling menyentuh dari biografi Martin Luther King. Bahkan, pidato ini masuk ke dalam sepuluh pidato terbaik yang pernah ada di dunia. Martin memang telah tiada. Tapi, semangatnya masih tetap hidup bersama orang-orang yang bermimpi, bahwa suatu saat seluruh umat manusia akan saling berpegangan tanpa merasa risih dan jijik. Martin benar, memandang manusia dari penampilan luar merupakan sebuah hal yang bodoh.

Akhir Hayat Martin Luther King Jr.

Setelah melakukan berbagai kampanye anti-rasisme selama lebih dari sepuluh tahun, Martin meninggal dengan tragis pada 1968. Ia ditembak mati setelah melakukan aksi di Memphis. Ia ditembak di kamar hotelnya. Tampaknya Martin sudah punya firasat tentang ini, sehari sebelum penembakan ia berkata:

"Saya melihat sebuah tanah impian, Mungkin saya tidak bisa pergi ke sana bersama kalian. Tapi, saya ingin malam ini kalian semua tahu, kita sebagai manusia, akan pergi ke tempat impian yang kita inginkan. Saya sangat bahagia sekali malam ini. Saya tidak merisaukan apapun, saya tidak takut pada siapapun. Mata saya telah melihat kejayaan dari Tuhan."

Kematian Martin Luther King Jr. menyebabkan gelombang riot di Washington D. C., Chicago, Louisville, Baltimore, Kentucky, Kansas City, dan kota-kota lain di Amerika Serikat. Saat itu kandidat calon presiden Robert F. Kennedy sedang dalam perjalanan ke Indianapolis untuk melakukan kampanyenya. Ia segera menyampaikan pidato singkat yang berisi ucapan belasungkawa terhadap tragedi yang menimpa Martin Luther King Jr. Seisi Amerika Serikat berduka, bahkan Presiden Lyndon B. Johnson yang sedang menjabat pun menghadiri pemakaman Martin Luther King Jr. 

PENCAPAIAN

Sepanjang hidupnya, Dr. King tidak pernah berhenti untuk menyuarakan keadilan dan kesetaraan hak-hak manusia. Meskipun hidupnya harus berakhir di tangan pembunuh gelap, jerih lelahnya bukannya tidak menghasilkan apa-apa. Semenjak gerakan pertama pada tahun 1955, ia berhasil memperjuangkan hak-hak kaum Negro. Dengan kepemimpinannya yang kuat, dibarengi juga dengan kemampuan berpidato yang belum pernah ada sebelumnya, ia memberi kekuatan bagi banyak warga Negro yang selama bertahun-tahun menerima ketidakadilan. Upayanya ini membuka jalan bagi penerapan hukum baru yang jauh lebih adil.
Biografi Martin Luther King Jr. Kegelisahan dan Idealisme

Setidaknya, ada tiga wadah yang ia gunakan dalam pergerakannya: mimbar gereja, Montgomery Improvement Association, dan Southern Christian Leadership Conference. Montgomery Improvement Association merupakan organisasi yang dibentuk oleh warga kulit hitam untuk mengorganisir pemboikotan menyusul penahanan Rosa Parks. Sedangkan wadah terakhir merupakan organisasi yang dibentuk oleh Dr. King pada tahun 1957 yang bertujuan mempersiapkan para pemimpin baru bagi gerakan yang kini tengah berkembang itu. Ia sendiri terpilih menjadi presiden organisasi tersebut.

Ada banyak penghargaan yang ia peroleh, termasuk sederet gelar doktor kehormatan yang diperolehnya dari berbagai tempat. Pada tahun 1963, majalah TIME memilihnya sebagai "Pria Tahun Ini". Kegigihannya membuat dirinya tidak hanya secara simbolik menjadi pemimpin kaum kulit hitam Amerika, tapi juga menjadi figur dunia.

Lalu, berkat usaha kerasnya yang tentu saja didukung oleh begitu banyak warga kulit hitam lain, Perjanjian Birmingham akhirnya disepakati pada 10 Mei 1963. Perjanjian tersebut mengakhiri praktik pengucilan (segregasi) yang selama ini diberlakukan bagi kaum Negro di toko-toko, sekolah-sekolah, dan restoran-restoran.

Dr. King juga menjadi penerima hadiah Nobel Perdamaian termuda -- dalam usia 34 tahun. Uang hadiah yang ia peroleh -- $54.123 -- ia sumbangkan untuk perjuangan persamaan hak.

Hari Nasional Martin Luther King Jr

Hari Martin Luther King Jr. adalah hari libur di Amerika Serikat untuk memperingati hari ulang tahun dan jasa-jasa Pendeta Martin Luther King, Jr. Hari libur ini jatuh pada hari Senin ketiga bulan Januari, sekitar hari ulang tahunnya tanggal 15 Januari. Hari Martin Luther King adalah satu-satunya hari libur federal di Amerika Serikat yang memperingati orang Afrika-Amerika.

Martin Luther King Jr. adalah juru bicara gerakan non-kekerasan untuk memperjuangkan hak-hak sipil. King melakukan protes atas diskriminasi rasial dalam hukum federal dan negara bagian hingga tewas dibunuh di Memphis, Tennessee pada tahun 1968.

Usaha menjadikan hari ulang tahun Dr. King sebagai hari libur federal dimulai empat hari setelah terjadi peristiwa pembunuhan atas dirinya. Namun baru menjadi hari libur federal setelah Presiden Ronald Reagan menandatangani undang-undang Hari Martin Luther King Jr. pada 2 November 1983. Pada hari Senin 20 Januari 1986, Hari Martin Luther King Jr. pertama kalinya diperingati di Amerika Serikat sebagai hari libur nasional.

Pada awalnya, sejumlah negara bagian bahkan menolak hari libur federal untuk Martin Luther King Jr., termasuk menyarankan nama lain atau menggabungkannya dengan hari libur lain. Hingga tahun 1989, Hari Martin Luther King Jr. hanya diterima oleh sejumlah 44 negara bagian, dan baru pertama kali dirayakan secara resmi di 50 negara bagian pada tahun 2000.
Empat hari setelah kematian King pada tahun 1968, anggota Kongres John Conyers (Partai Demokrat, Michigan) mengajukan RUU di Kongres untuk menjadikan hari ulang tahun King dijadikan hari libur nasional yang diajukannya atas nama serikat buruh. Pada tahun 1973, Illinois menjadi negara bagian pertama yang menetapkan Hari Martin Luther King Jr. sebagai hari libur negara bagian. Sementara itu, King Center berusaha mencari dukungan dari kalangan pengusaha dan masyarakat umum. Pada tahun 1980, Pemusik Stevie Wonder ikut membantu dengan merilis singel "Happy Birthday" sebagai lagu tema untuk kampanye Hari Martin Luther King Jr., dan menjadi tuan rumah Konferensi Pers Rally for Peace tahun 1981. Enam juta tanda tangan berhasil terkumpul dalam petisi yang disampaikan kepada Kongres AS dalam usaha meloloskan RUU Hari Martin Luther King Jr. menjadi undang-undang. Peristiwa ini menurut artikel dalam mingguan The Nation sebagai "...petisi terbesar yang mendukung satu pokok persoalan dalam Sejarah Amerika Serikat.

Senator Jesse Helms (Partai Republik, Carolina Utara) memimpin perlawanan terhadap RUU Hari Martin Luther King Jr., dan mempertanyakan apakah King cukup penting untuk menerima penghormatan seperti itu. Sikap King yang menentang Perang Vietnam juga diungkitnya, dan King dituding memiliki hubungan dengan pihak komunis.

Ronald Reagan juga menentang hari libur ini, namun menerimanya setelah Kongres meloloskan RUU Hari King dengan suara mayoritas (338 lawan 90 di Dewan Perwakilan dan 78 melawan 22 di Senat).

Pada tanggal 17 Januari 2000, Hari Martin Luther King Jr. untuk pertama kalinya secara resmi diperingati di 50 negara bagian. Sebelumnya, negara bagian New Hampshire dan Arizona juga menerima kecaman keras sepanjang dekade 1990-an karena tidak menjadikan Hari Martin Luther King Jr. sebagai hari libur resmi. Pada tahun 1991, NFL memutuskan untuk memindahkan pertandingan Super Bowl tahun 1993 dari Phoenix, Arizona ke Pasadena, California karena Hari Martin Luther King Jr. bukan hari libur di Arizona. Setelah warga Arizona melakukan pemungutan suara untuk menjadikan Hari Martin Luther King Jr. sebagai hari libur, pertandingan Super Bowl kembali diadakan di Tempe, Arizona pada tahun 1996. Pada tahun 1999, New Hampshire menjadi negara bagian terakhir yang menerima Hari Martin Luther King Jr. sebagai hari libur resmi negara bagian setelah sebelumnya disebut Hari Hak Asasi Manusia.

Pada tahun 2000, Ultah menjadi negara bagian terakhir yang menerima Hari Martin Luther King Jr. setelah sebelumnya menamakan hari libur tersebut sebagai Hari Hak Asasi Manusia. Selanjutnya pada 2 Mei tahun yang sama, gubernur Carolina Selatan, Jim Hodges menandatangani hari ulang tahun Martin Luther King Jr. sebagai hari libur resmi negara bagian. Carolina Selatan juga merupakan negara bagian yang paling akhir menerima Hari Martin Luther King Jr. sebagai hari libur berbayar untuk semua pegawai negara bagian. Sebelumnya, pegawai bisa memilih untuk mengambil libur di Hari Martin Luther King atau salah satu dari hari raya konfederasi.

Walaupun menerima Hari Martin Luther King, beberapa negara bagian menyebut hari libur tersebut dengan nama yang lain. Di negara bagian Utah dikenal hari libur yang disebut "Hari Hak Asasi" hingga diganti menjadi Hari Martin Luther King Jr. berdasarkan pemungutan suara di Dewan Perwakilan Negara Bagian Utah pada tahun 2000. Masih pada tahun yang sama, Gubernur Michael O. Leavitt menandatangani undang-undang yang secara resmi mengganti nama Hari Hak Asasi menjadi Hari Martin Luther King Jr.

Di negara bagian Virginia, Hari Martin Luther King Jr. diperingati sebagai hari libur bernama Hari Lee-Jackson-King setelah digabung dengan Hari Lee-Jackson (hari untuk menghormati jenderal Tentara Konfederasi Robert E. Lee dan Stonewall Jackson). Hari Martin Luther King menjadi hari libur resmi di Virginia sejak tahun 2000.

Di Arizona dan New Hampshire, Hari Martin Luther King diperingati sebagai Hari Hak-hak Sipil Martin Luther King, Jr.

SENJATA RAHASIA NAZI



Wind Cannon juga dikembangkan oleh sebuah pabrik di Stuttgart selama perang. Ia adalah jenis senjata yang akan mengeluarkan sebuah jet dari kompresi udara terhadap pesawat terbang musuh. Meriam bekerja dari campuran hidrogen dan oksigen. Eksperimental persidangan dari meriam di Hillersleben menunjukkan bahwa tebal 25mm-kayu papan dapat rusak di jarak 200m. Nitrogen peroksida telah digunakan di beberapa percobaan sehingga warna coklat akan membuat warna jalan yang ditempuh udara dari Wind Canon agar dapat dipantau oleh foto. Meski demikian, meriam yang telah terinstal di atas jembatan Elbe, tetapi tanpa hasil nyata - baik karena tidak ada pesawat terbang atau tidak berhasil (mungkin sebagai salah satu penyebab).

2. LandKruezer P.1000 Ratte


The Landkreuzer P. 1000 Ratte (Ratte=tikus) adalah sebuah PDII desain untuk Nazi Jerman super berat tank dengan berat 1000 ton, atau 1.000.000 kg. Dengan perbandingan, sebuah tank Abrams berat 61,4 ton. Bruhathkayosaurus , yang mungkin merupakan binatang yang paling berat pernah hidup di bumi, memiliki berat antara 175 dan 220 ton, beberapa kali lebih kecil dari Landkreuzer P. 1000 Ratte. Landkreuzer P. 1000 Ratte dirancang oleh Albert Speer, yang memiliki pengalaman lebih sebagai arsitek daripada seorang insinyur.



3. Dora Gerat Dora Railway Gun



Dibangun untuk membinasakan Perancis Maginot Line fortifications, Dora Railway Gun terlambat untuk digunakan dalam kampanye melawan Perancis (di mana Maginot Line yang bypassed ). Dora Railway Gun akhirnya digunakan di Sebastopol dimana menembakan 48-7 ton peluru selama 13 hari, menghancurkan pertahanan Soviet dengan kesempurnaan.

4. Schallkanone Sound Canon



Pengujian menunjukkan bahwa gelombang tekanan yang dihasilkan dari Sound Canon dengan 2000 kg peledak , anjing pada jarak 40 m telah terbunuh. Sound Canon menghancurkan melalui Parabolic mirror.
Sekurang-kurangnya 50 m radius dari Sound Canon dapat menyebabkan orang tewas atau cedera.

5. Horten Ho 229 Flying Wing



Pada awal 1930an, Horten tertarik dengan desain sayap terbang sebagai metode meningkatkan kinerja gliders. Dalam 1943, Reichsmarschall goring mengeluarkan permintaan untuk merancang proposal untuk membuat pembom yang mampu membawa suatu 1.000 kg (2200 lb) memuat lebih dari 1.000 km (620 mil) di 1.000 km / h (620 mph); yang disebut 3 X 1000 proyek. Konvensional bombers Jerman mencapai markas Allied di Inggris.

PROYEK RAHASIA NAZI JERMAN 

Proyek Haunebu di kerjakan oleh beberapa orang yang tergabung dalam SS E-IV (Entwicklungsstelle 4) dan dipimpin oleh Viktor Schauberger di tahun 1939 berusaha membuat electro-magnetic-gravitic engine yang diupgrade dari Hans Coler’s free energy machine ke dalam enery converter digabung Van De Graaf band generator dan Marconi vortex dynamo.
untuk menghasilkan medan putaran elektromagnetik yang mampu berpengaruh pada gravitasi dan mengecilkan massa…Dan dimasukkan ke desain yang dibuat oleh Thule.. kelanjutannya adalah

The Haunebu I
Terbang pertama tahun 1939 dan telah melalui 52 test flight!.
The haunebu II
Jadi di taon 1942,versi gedenya haunebu II yang berdiameter 26m.Mampu membawa 9 orang crew dan mampu mencapai kecepatan supersonic mulai dari 6000 sampai 21000 km/jam dengan durasi terbang 55 jam!!

The haunebu II Do-Stra(Dornier STRAtospharen Flugzeug/Stratospheric Aircraft)
Yang ini bener2 buat perang sekarang..Lanjutannya berdiameter 32m,bisa menangkut 20 krew, mampu mencapai kecepatan hypersonic setara 21000km/jam punya pelindung panas dan melakukan 106 test flight!!
Proyek ini diburu oleh 2 pabrikan besar di Jerman, yaitu Junkers dan Dornier,Tetapi tender ini yang menang Dornier…
The haunebu III
diameternya 71 meter,mampu membawa32 crew dan mampu mencapai 7000 sampe 40000km/jam!! dan mampu bertahan terbang selama 7 sampai 8 minggu..
Nah yang ini lah yang dipake kabur ke antartika oleh Thule sama Vril Maret 1945(2 organisasi rahasia menyangkut proyek ini )

BIOGRAFI ADOLF HITLER

Adolf Hitler lahir tahun 1889 di Braunau, Austria. Sebagai remaja dia merupakan seorang seniman gagal yang kapiran dan kadang-kadang dalam usia mudanya dia menjadi seorang nasionalis Jerman yang fanatik. Di masa Perang Dunia ke-I, dia masuk Angkatan Bersenjata Jerman, terluka dan peroleh dua medali untuk keberaniannya.

Kekalahan Jerman membikinnya terpukul dan geram. Di tahun 1919 tatkala umurnya menginjak tiga puluh tahun, dia bergabung dengan partai kecil berhaluan kanan di Munich, dan segera partai ini mengubah nama menjadi Partai Buruh Nasionalis Jerman (diringkas Nazi). Dalam tempo dua tahun dia menanjak jadi pemimpin yang tanpa saingan yang dalam julukan Jerman disebut “Fuehrer.”

Di bawah kepemimpinan Hitler, partai Nazi dengan kecepatan luar biasa menjadi suatu kekuatan dan di bulan Nopember 1923 percobaan kupnya gagal. Kup itu terkenal dengan sebutan “The Munich Beer Hall Putsch.” Hitler ditangkap, dituduh pengkhianat, dan terbukti bersalah. Tetapi, dia dikeluarkan dari penjara sesudah mendekam di sana kurang dari setahun.

Di tahun 1928 partai Nazi masih merupakan partai kecil. Tetapi, depressi besar-besaran membikin rakyat tidak puas dengan partai-partai politik yang besar dan sudah mapan. Dalam keadaan seperti ini partai Nazi menjadi semakin kuat, dan di bulan Januari 1933, tatkala umurnya empat puluh empat tahun, Hitler menjadi Kanselir Jerman.

Dengan jabatan itu, Hitler dengan cepat dan cekatan membentuk kediktatoran dengan menggunakan aparat pemerintah melabrak semua golongan oposisi. Perlu dicamkan, proses ini bukanlah lewat erosi kebebasan sipil dan hak-hak pertahankan diri terhadap tuduhan-tuduhan kriminal, tetapi digarap dengan sabetan kilat dan sering sekali partai Nazi tidak ambil pusing dengan prosedur pengajuan di pengadilan samasekali. Banyak lawan-lawan politik digebuki, bahkan dibunuh langsung di tempat. Meski begitu, sebelum pecah Perang Dunia ke-2, Hitler meraih dukungan sebagian terbesar penduduk Jerman karena dia berhasil menekan jumlah pengangguran dan melakukan perbaikan-perbaikan ekonomi.

Hitler kemudian merancang jalan menuju penaklukan-penaklukan yang ujung-ujungnya membawa dunia ke kancah Perang Dunia ke-2. Dia merebut daerah pertamanya praktis tanpa lewat peperangan samasekali. Inggris dan Perancis terkepung oleh pelbagai macam kesulitan ekonomi, karena itu begitu menginginkan perdamaian sehingga mereka tidak ambil pusing tatkala Hitler mengkhianati Persetujuan Versailles dengan cara membangun Angkatan Bersenjata Jerman. Begitu pula mereka tidak ambil peduli tatkala Hitler menduduki dan memperkokoh benteng di Rhineland (1936), dan demikian juga ketika Hitler mencaplok Austria (Maret 1938). Bahkan mereka terima sambil manggut-manggut ketika Hitler mencaplok Sudetenland, benteng pertahanan perbatasan Cekoslowakia. Persetujuan internasional yang dikenal dengan sebutan “Pakta Munich” yang oleh Inggris dan Perancis diharapkan sebagai hasil pembelian “Perdamaian sepanjang masa” dibiarkan terinjak-injak dan mereka bengong ketika Hitler merampas sebagian Cekoslowakia beberapa bulan kemudian karena Cekoslowakia samasekali tak berdaya. Pada tiap tahap, Hitler dengan cerdik menggabung argumen membenarkan tindakannya dengan ancaman bahwa dia akan perang apabila hasratnya dianggap sepi, dan pada tiap tahap negara-negara demokrasi merasa gentar dan mundur melemah.

Tetapi, Inggris dan Perancis berketetapan hati mempertahankan Polandia, sasaran Hitler berikutnya. Pertama Hitler melindungi dirinya dengan jalan penandatangan pakta “Tidak saling menyerang” bulan Agustus 1939 dengan Stalin (hakekatnya perjanjian itu perjanjian agresi karena keduanya bersepakat bagaimana membagi dua Polandia buat kepentingan masing-masing). Sembilan hari kemudian, Jerman menyerang Polandia dan enam belas hari sesudah itu Uni Soviet berbuat serupa. Meskipun Inggris dan Perancis mengumumkan perang terhadap Jerman, Polandia segera dapat ditaklukkan.

Tahun puncak kehebatan Hitler adalah tahun 1940. Bulan April, Angkatan Bersenjatanya melabrak Denmark dan Norwegia. Bulan Mei, dia menerjang Negeri Belanda, Belgia, dan Luxemburg. Bulan Juni, Perancis tekuk lutut. Tetapi pada tahun itu pula Inggris bertahan mati-matian terhadap serangan udara Jerman-terkenal dengan julukan “Battle of Britain” dan Hitler tak pernah sanggup menginjakkan kaki di bumi Inggris.

Pasukan Jerman menaklukkan Yunani dan Yugoslavia di bulan April 1941. Dan di bulan Juni tahun itu pula Hitler merobek-robek “Perjanjian tidak saling menyerang” dengan Uni Soviet dan membuka penyerbuan. Angkatan Bersenjata Jerman dapat menduduki bagian yang amat luas wilayah Rusia tetapi tak mampu melumpuhkannya secara total sebelum musim dingin. Meski bertempur lawan Inggris dan Rusia, tak tanggung-tanggung Hitler memaklumkan perang dengan Amerika Serikat bulan Desember 1941 dan beberapa hari kemudian Jepang melabrak Amerika Serikat, mengobrak-abrik pangkalan Angkatan Lautnya di Pearl Harbor.

Di pertengahan tahun 1942 Jerman sudah menguasai bagian terbesar wilayah Eropa yang tak pernah sanggup dilakukan oleh siapa pun dalam sejarah. Tambahan pula, dia menguasai Afrika Utara. Titik balik peperangan terjadi pada parohan kedua tahun 1942 tatkala Jerman dikalahkan dalam pertempuran rumit di El-Alamein di Mesir dan Stalingrad di Rusia. Sesudah kemunduran ini, nasib baik yang tadinya memayungi tentara Jerman angsur-berangsur secara tetap meninggalkannya. Tetapi, kendati kekalahan Jerman tampaknya tak terelakkan lagi, Hitler menolak menyerah. Bukannya dia semakin takut, malahan meneruskan penggasakan selama lebih dari dua tahun sesudah Stalingrad. Ujung cerita yang pahit terjadi pada musim semi tahun 1945. Hitler bunuh diri di Berlin tanggal 30 April dan tujuh hari sesudah itu Jerman menyerah kalah.

Selama masa kuasa, Hitler terlibat dalam tindakan pembunuhan massal yang tak ada tolok tandingannya dalam sejarah. Dia seorang rasialis yang fanatik, spesial terhadap orang Yahudi yang dilakukannya dengan penuh benci meletup-letup. Secara terbuka dia mengumumkan bunuh tiap orang Yahudi di dunia. Di masa pemerintahannya, Nazi membangun kampkamp pengasingan besar, dilengkapi dengan kamar gas. Di tiap daerah yang menjadi wilayah kekuasaannya, orang-orang tak bersalah, lelaki dan perempuan serta anak-anak digiring dan dijebloskan ke dalam gerbong ternak untuk selanjutnya dicabut nyawanya di kamar-kamar gas. Dalam jangka waktu hanya beberapa tahun saja sekitar 6.000.000 Yahudi dipulangkan ke alam baka.

Berikut pernyataan Hitler yang paling terkenal :
“Ich konnte all die Juden in dieser Welt zu zerstören, aber ich lasse ein wenig drehte-on,so können Sie herausfinden, warum ich sie getötet”

(Bisa saja saya musnahkan semua Yahudi di dunia ini, tapi saya sisakan sedikit yang hidup, agar kamu nantinya dapat mengetahui mengapa saya membunuh mereka)
Yahudi bukan satu-satunya golongan yang jadi korban Hitler. Di masa pemerintahan kediktatorannya, orang-orang Rusia dan Gypsy juga dibabat, seperti juga halnya menimpa orang-orang yang dianggap termasuk ras rendah atau musuh-musuh negara. Jangan sekali-kali dibayangkan pembunuhan ini dilakukan secara spontan, atau dalam keadaan panas dan sengitnya peperangan. Melainkan Hitler membangun kamp mautt itu dengan organisasi yang rapi dan cermat seakan-akan dia merancang sebuah perusahaan bisnis besar. Data-data tersusun, jumlah ditetapkan, dan mayat-mayat secara sistematis dipreteli anggota-anggota badannya yang berharga seperti gigi emas dan cincin kawin. Juga banyak dari jenazah-jenazah itu dimanfaatkan buat pabrik sabun. Begitu telitinya rencana pembunuhan oleh Hitler hingga bahkan di akhir-akhir perang akan selesai, tatkala Jerman kekurangan bahan-bahan buat penggunaan baik sipil maupun militer, gerbong ternak masih terus menggelinding menuju kamp-kamp pembunuhan dalam rangka missi teror non-militer.

Dalam banyak hal, jelas sekali kemasyhuran Hitler akan tamat. Pertama, dia oleh dunia luas dianggap manusia yang paling jahanam sepanjang sejarah. Jika orang seperti Nero dan Caligula yang salah langkahnya amat tidak berarti jika dibanding Hitler dan Hitler masih saja tetap jadi lambang kekejaman selama 20 abad, tampaknya tak melesetlah jika orang meramalkan bahwa Hitler yang begitu buruk reputasinya tak terlawankan dalam sejarah akan dikenang orang untuk berpuluh-puluh abad lamanya.

Lebih dari itu, tentu saja, Hitler akan dikenang sebagai biang keladi pecahnya Perang Dunia ke-2, perang terbesar yang pernah terjadi di atas bumi. Kemajuan persenjataan nuklir seakan merupakan kemustahilan akan terjadi perang yang berskala luas di masa depan. Karena itu, bahkan dua atau tiga ribu tahun lagi dari sekarang, Perang Dunia ke-2 mungkin masih dianggap kejadian besar dalam sejarah.

Lebih jauh lagi, Hitler akan tetap terkenal karena seluruh kisah menyangkut dirinya begitu menyeramkan dan menarik, betapa seorang asing (Hitler dilahirkan di Austria, bukan Jerman), betapa seorang yang tak punya pengalaman politik samasekali, tak punya duit, tak punya hubungan politik, mampu –dalam masa kurang dari empat belas tahun– menjadi pemimpin kekuatan dunia yang menonjol, sungguh-sungguh mengagumkan. Kemampuannya selaku orator betul-betul luar biasa. Diukur dari kemampuannya menggerakkan massa dalam tindakan-tindakan penting, bisa dikatakan bahwa Hitler merupakan seorang orator terbesar dalam sejarah. Akhirnya, cara kotor yang mengangkatnya ke puncak kekuasaan, sekali terpegang tangannya tak akan cepat terlupakan.

Mungkin tak ada tokoh dalam sejarah yang punya pengaruh begitu besar terhadap generasinya ketimbang Adolf Hitler. Di samping puluhan juta orang yang mati dalam peperangan yang dia biang keladinya, atau mereka yang mati di kamp konsentrasi, masih berjuta juta orang terlunta-lunta tanpa tempat bernaung atau yang hidupnya berantakan akibat perang.

Perkiraan lain mengenai pengaruh Hitler harus mempertimbangkan dua faktor. Pertama, banyak yang betul-betul terjadi di bawah kepemimpinannya tak
akan pernah terjadi andaikata tanpa Hitler. (Dalam kaitan ini dia amat berbeda dengan tokoh-tokoh seperti Charles Darwin atau Simon Bolivar). Tentu saja benar bahwa situasi di Jerman dan Eropa menyediakan kesempatan buat Hitler. Gairah kemiliterannya dan anti Yahudinya, misalnya, memang memukau para pendengamya. Tak tampak tanda-tanda, misalnya, bahwa umumnya bangsa Jerman di tahun 1920-an atau 1930-an bermaksud punya pemerintahan seperti yang digerakkan oleh Hitler, dan sedikit sekali tanda-tanda bahwa pemuka-pemuka Jerman lainnya akan berbuat serupa Hitler. Apa yang dilakukan Hitler sedikit pun tak pernah diduga akan terjadi oleh para pengamat.

Kedua, seluruh gerakan Nazi dikuasai oleh seorang pemimpin hingga ke tingkat yang luar biasa. Marx,LeninStalin dan lain-lain pemimpin sama-sama punya peranan terhadap tumbuhnya Komunisme. Tetapi, Nasional Sosialisme tak punya pemimpin penting sebelum munculnya Hitler, begitu pula tak ada sesudahnya. Hitler memimpin partai itu ke puncak kekuasaan dan tetap berada di puncak. Ketika dia mati, partai Nazi dan pemerintahan yang dipimpinnya mati bersamanya.


Tetapi, meski pengaruh Hitler terhadap generasinya begitu besar, akibat dari tindakan-tindakannya di masa depan tampaknya tidaklah seberapa besar. Hitler boleh dibilang gagal total merampungkan sasaran cita-cita yang mana pun, dan akibat-akibat yang tampak pada generasi berikutnya malah kebalikannya dari apa yang ia kehendaki. Misalnya, Hitler bermaksud menyebarkan pengaruh Jerman serta wilayah kekuasaan Jerman. Tetapi, daerah-daerah taklukannya, meski teramat luas, hanyalah bersifat singkat dan sementara. Dan kini bahkan Jerman Barat dan Jerman Timur jika digabung jadi satu masih lebih kecil ketimbang Republik Jerman tatkala Hitler jadi kepala pemerintahan.

Adalah dorongan nafsu Hitler ingin membantai Yahudi. Tetapi lima belas tahun sesudah Hitler berkuasa, sebuah negara Yahudi merdeka berdiri untuk pertama kalinya setelah 2000 tahun. Hitler membenci baik Komunisme maupun Uni Soviet. Tetapi, sesudah matinya dan sebagian disebabkan oleh perang yang dimulainya, Rusia malahan memperluas daerah kekuasaannya di wilayah yang luas di Eropa Timur dan pengaruh Komunisme di dunia malahan semakin berkembang. Hitler menggencet demokrasi malahan bermaksud menghancurkannya, bukan saja di negeri lain melainkan di Jerman sendiri. Namun, Jerman Barat sekarang menjadi negeri yang menjalankan demokrasi dan penduduknya kelihatan lebih membenci kediktatoran dari generasi yang mana pun sebelum masa Hitler.

Apakah sebabnya terjadi kombinasi yang aneh dari pengaruhnya yang luar biasa besar pada saat dia berkuasa dengan pengaruhnya yang begitu mini pada generasi sesudahnya? Akibat-akibat yang ditimbulkan Hitler pada saat hidupnya begitu luar biasa besar sehingga nyatalah Hitler memang layak ditempatkan di urutan agak tinggi dalam daftar buku ini.

Kendati begitu, tentu saja dia mesti ditempatkan di bawah tokoh-tokoh seperti Shih Huang Ti, Augustus Caesar dan Jengis Khan yang perbuatannya mempengaruhi dunia yang berdaya jangkau jauh sesudah matinya. Yang nyaris sejajar kedudukannya dengan Hitler adalah Napoleon dan Alexander Yang Agung. Dalam masa yang begitu singkat, Hitler dapat mengobrak-abrik dunia jauh lebih parah dari kedua orang itu. Hitler ditempatkan di bawah urutan mereka karena mereka punya pengaruh yang lebih lama.